Type something and hit enter

ads here
advertise here

MENGASIHI

Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu (Yoh 15:16)

Kis 15:22-31; Mzm 57:8-12; Yoh 15:12-17
—o—


Setiap orang pasti memiliki ciri khusus yang membedakannya dari orang lain, baik dari segi fisik, penampilan, sifat atau kebiasaan. Sebagai pengikut Kristus yang sejati kita pun memiliki ciri khusus yang membuat kita berbeda, yaitu kasih.

Dalam Injil hari ini Yesus mengajak kita untuk saling mengasihi. Yesus meminta kita untuk hidup dan berbuah. Ketika kita hidup dalam semangat kasih, kita akan:

– Mengalami sukacita yang penuh (bdk. ayat 11). Sukacita yang dimaksud Yesus ini bersumber dari Allah dan buah dari Roh, bukan ‘hura-hura dangkal duniawi’.

– Menjadi sahabat-Nya. Dengan menjadi sahabat-Nya kita akan mendapat banyak hal luar biasa karena Yesus sahabat kita. Ia selalu setia kepada kita, menceritakan segala sesuatunya kepada kita, mendengarkan, menemani, menghibur kita, dan lebih daripada itu Dia mau berkorban demi keselamatan kita.

– Menjadi saluran berkat. Setelah kita dipenuhi sukacita dan kita pun menjadi sahabat-Nya, kita juga menjadi saluran berkat-Nya bagi sesama, yaitu ketika kita mau mengasihi. Yesus sendiri yang mengutus kita untuk menghasilkan buah yang tetap dalam seluruh keberadaan kita.

(Sr. M. Martha, P. Karm)


Sumber Renungan Harian:
Buku renungan harian “SABDA KEHIDUPAN”
FB: http://www.facebook.com/renunganpkarmcse
Web: http://www.renunganpkarmcse.com

Click to comment